Minggu, 01 Desember 2013
1. Jelaskan defenisi sosilogi yang Anda pahami? Jawab: Menurut saya sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang gejala-gejala sosial dan segala aspek-aspek yang mendasari terjadinya hubungan interaksi dan proses social yang membuat para masyarakat saling ketergantungan karena pada hakikatnya manusia adalah makhluk social yang juga tidak bisa terlepas dari kebutuhannya sebagai makhluk individu,dan beradaptasi dengan lingkungannya. 2. Sebutkan dan jelaskan obyek sosiologi? Jawab: a. Obyek materialnya adalah masyarakat yang menjadi objek utama dalam semua hubungan social yang terjadi karena tanpa masyarakat tidak akan terjadi proses hubungan. b. Obyek formal adalah proses sosial dan interaksi sosial serta akibat-akibat yang ditimbulkan dari proses interaksi yang terjadi dalam masyarakat. 3. Sebutkan dan jelaskan; A. proses sosial dan interaksi sosial B. faktor-faktor terbentuknya proses sosial dan interaksi sosial jawab: A). proses social adalah cara-cara berhubungan yang dilihat apabila orang-perorangan dan kelompok-kelompok social saling bertemu dan menentukan system serta bentuk-bentuk hubungan tersebut Interaksi atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya pola-pola kehidupan yang telah ada. Sedangkan interaksi Sosial adalah berupa aktifitas untuk menjalin komunikasi antara manusia yang satu dengan manusia yang lain secara timbal-balik ( dua-arah) . Tujuan saling berkomunikasinya bermacam-macam . Ada yang motivasinya untuk saling kenal-mengenal secara pribadi , ada yang motivasinya untuk saling bertukat informasi / pengalaman , wawasan-pengetahuan , dan ada juga yang mempunyai tujuan / kepentingan memperoleh suatu manfaat / ada pamrih memperoleh keuntungan.. Ø Jenis Interaksi Sosial : 1. Interaksi antar individu (personal) : Bentuknya bisa komunikasi dengan sesama jenis (pria dengan pria , wanita dengan wanita) , bisa dengan lawan jenis (laki-laki dengan wanita) Interaksi model demikian umumnya dilandasi unsur kasih sayang , ada kecocokan , atau ada hubungan kekeluargaan serta saling bertukar informasi atau pengalaman. 2.Interaksi antara kelompok : Komunikasi yang terjadi antara dua ,tiga atau lebih kelompok yang saling mengikatkan diri dalam suatu wadah yang bisa disebut organisasi, LSM, Klub dsb. Anggota suatu kelompok ada yang terdiri dari individu / orang-orang yang mempunyai kegiatan / pekerjaan yang sama, atau bisa juga heterogen, terdiri dari orang-orang yang punya pekerjaan / profesi yang berbeda-beda, bisa juga berbeda suku, tradisi, budaya dan beda agama. 3.Kelompok ETNIS / SUKU : Merupakan kelompok Sosial yang khusus terdiri dari orang-orang yang sama asal-usul ,tradisi , adat-istiadat serta budayanya seperti : Suku Jawa , suku Batak ; Suku Dayak ; Madura ; Papua dsb. 4. Kelompok Sosial yang disebut sebagai BANGSA : Komunitas soaial yang bersifat heterogen namun terikat dan dipersatukan menjadi satu komunitas masyarakat di suatu wilayah yang disebut NEGARA . B).faktor-faktor terbentuknya proses social dan interaksi social Ø sugesti (pemikiran) sugesti berlangsung apabila seseorang memberi suatu pandangan atau suatu sifat yang berasal dari dirinya lalu kemudian disampaikan kepada orang lain dengan tujuan untuk memberi pengaruh fikiran. Ø identifikasi merupakan kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain dengan cara mengidentifikasi segala sesuatu yang sama dengan orang lain tersebut. Ø factor simpati merupakan suatu proses dimana seseorang merasa tertarik akan suatu kejadian yang membuat dirinya bisa merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Ø imitasi ( meniru) dapat mendorong seseorang mematuhi kaidah-kaidah pada pihak lain . 4. jelaskan keterkaitan antara kekuasaan, wewenang, dan kepemimpin? Jawab: Ø kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan oleh seseorang atau kelompok guna menjalankan kewenangan tersebut sesuai dengan kewenangan yang diberikan kepada dirinya. Ø wewenang adalah kemampuan untuk melakukan suatu tindakan hukum publik atau kemampuan bertindak yang di berikan oleh undang-undang yang berlaku untuk melakukan hubungan –hubungan hokum sesuai dengan batas wewenang yang diberikan. Ø kepemimpinan meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi. Memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budaya dengan adanya kekuasaan dan wewenang yang diampuhnya. Ø pandangan saya tentang pemimpin di Indonesia, sangat mengecewakan karena kadang pemimpin kita yang sudah kita pilih dengan hati nurani biasanya mengambil keuntungan untuk kepentingannya sendiri dan tidak memperhatikan rakyatnya sendiri serta tidak melihat rakyat kecil. Serta bisa kita lihat bahwa pemimpin saat ini bisa disuap dengan uang karena hokum dan segala keputusannya dapat dibeli. 5. A. apa fungsi stratifikasi social dalam kehidupan bermasyarakt B. jelaskan proses terbentuknya stratifikasi social C. bagaimana pandangan agama tentang stratifikasi social dalam kehidupan bermasyarakat jawab: A. Stratifikasi social berfungsi untuk menyusun alat bagi masyarakat dalam mencapai beberapa tugas utama. Hal ini dilaksanakan dengan mendistribusikan prestise maupun privelese (hak yang dimiliki seseorang karena kedudukannya dalam sebuah strata). Setiap strata ditandai dengan pangkat atau simbol-simbol yang nyata yang menunjukkan rangking, peranan khusus, dan standar tingkah laku dalam kehidupan. Semuanya diorganisir untuk melaksanakan tugasnya masing-masing. Penghargaan masyarakat terhadap orang-orang yang menduduki dan melaksanakan tugasnya dapat dipandang sebagai insentif yang dapat menarik mereka untuk melaksanakan tugasnya dengan baik. B. Stratifikasi social dibentuk untuk menyusun, mengatur, serta mengawasi saling hubungan di antara anggota masyarakat. Peranan, norma, dan standar tingkah laku dilibatkan dan diperhatikan dalam setiap hubungan di antara strata yang ada di dalam masyarakat. Stratifikasi sosial cenderung mengatur partisipasi individu dalam kehidupan secara menyeluruh dalam suatu masyarakat. Ia memberi kesempatan untuk memenuhi dan mengisi tempat-tempat tertentu, dan pada pihak lain ia juga dapat membatasi ruang gerak masyarakat. Tetapi terlepas dari tinggi rendahnya strata yang dimiliki seseorang, stratifikasi berfungsi untuk mengatur partisipasinya di tempat-tempat tertentu dari kehidupan social bersama. C. Dalam sudut pandang agama stratifikasi sosial memiliki kontribusi sebagai pemersatu dengan mengoordinasikan serta mengharmonisasikan unitunit yang ada dalam struktur sosial itu walaupun adanya perbedaan keyakinan. Dengan demikian, ia berperan dalam memengaruhi fungsi dari berbagai unit dalam strata sosial yang ada. Stratifikasi sosial mengategorikan manusia dalam stratum yang berbeda, sehingga dapat menyederhanakan dunia manusia dalam konteks saling berhubungan di antara mereka. Dalam kelompok primer, fungsi ini kurang begitu penting karena para anggota saling mengenal secara dekat. Stratifikasi social merupakan pembedaan social masyarakat secara vertical. Dengan demikian, ada masyarakat yang menduduki lapisan atas dan ada pula yang menduduki lapisan bawah. Terjadinya pembedaan tersebut karna adanya sesuatu yang dianggap berharga dalam masyarakat . secara umum stratifikasi social juga sering dikaitkan dengan persoalan kesenjangan atau polarisasi kelompok. Agama dan pelapisan social adalah dua hal yang berbeda .namun agama dan masyarakat adalah dua unsur yang saling mempengaruhi satu sama lain. Agama di definisikan sebagai sistem kepercayaan yang di dalamnya meliputi aspek-aspek , hukum, moral, budaya, dan sebagainya . sedangkan lapisan social di pahami sebagai strata orang-orang yang berkedudukan sama dalam rangkaian status social.
Langganan:
Komentar (Atom)